{"id":548,"date":"2022-09-04T10:00:00","date_gmt":"2022-09-04T10:00:00","guid":{"rendered":"https:\/\/nasyiah.or.id\/?p=548"},"modified":"2022-09-04T10:00:00","modified_gmt":"2022-09-04T10:00:00","slug":"di-muhammadiyah-posisi-laki-laki-dan-perempuan-setara","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/nasyiah.or.id\/?p=548","title":{"rendered":"Di Muhammadiyah, Posisi Laki-laki dan Perempuan Setara"},"content":{"rendered":"<p class=\"post-featured-image\" style=\"text-align: center; margin-bottom: 25px;\"><img decoding=\"async\" src=\"http:\/\/localhost:8090\/all_images\/berita\/Mbak_NA.png\" alt=\"Di Muhammadiyah, Posisi Laki-laki dan Perempuan Setara\" style=\"max-width: 100%; height: auto; max-height: 480px; border-radius: 8px; box-shadow: 0 4px 12px rgba(0,0,0,0.1);\" \/><\/p>\n<p><p><strong>NASYIAH.OR.ID, JAKARTA<\/strong> &ndash; Perempuan dan laki-laki di dalam pandangan Muhammadiyah adalah setara. Baik ketika mengurusi persoalan domestik rumah tangga, hingga urusan publik.<\/p>\n<p>Karena itu, unsur yang mendiskreditkan posisi perempuan tidak ditemukan di dalam Persyarikatan Muhammadiyah, demikian jelas mantan ketua umum Pimpinan Pusat Nasyiatul Aisyiyah, Abidah Muflihati.<\/p>\n<p>Dalam forum International Conference On Women Peace And Harmony 2022 PPNA, Rabu (31\/8), Abidah lalu menjelaskan bahwa pemikiran ini telah resmi sebagai pemikiran Muhammadiyah sebagaimana telah tercatat pada putusan Majelis Tarjih tentang Relasi Laki-laki dan Perempuan.<\/p>\n<p>&ldquo;Di situ ada prinsip kesetaraan dalam empat hal,&rdquo; kata Abidah.<\/p>\n<p>&ldquo;Pertama, laki-laki dan perempuan sama-sama mahkluk bermartabat. Punya derajat, hak, kewajiban, yang memang diberikan oleh Allah sehingga tidak boleh yang satu merasa lebih tinggi dari yang lain,&rdquo; ujarnya.<\/p>\n<p>Prinsip kesetaraan kedua ada di dalam ibadah. Meski sama-sama diwajibkan untuk salat dan puasa, namun perempuan juga memiliki rukhsah (keringanan) atas perbedaan biologis.<\/p>\n<p>Prinsip kesetaraan ketiga, perempuan dan laki-laki sama-sama mendapatkan pahala dan dosa.<\/p>\n<p>&ldquo;Baik laki-laki dan perempuan ketika melanggar perintah Allah sama-sama mendapat dosa yang sama, tidak akan lebih berat salah satunya seperti apakah kalau laki-laki dan perempuan berbuat dosa, dosanya lebih ringan perempuan. Tidak juga ya,&rdquo; jelas Abidah.<\/p>\n<p>Adapun prinsip keempat terkait kesetaraan, laki-laki dan perempuan sama-sama memiliki kesempatan beramal saleh.<\/p>\n<p>&ldquo;Laki-laki dan perempuan berhak melakukan amal saleh sesuai kapasitas dan kemampuannya. Bahkan dalam peperangan, perempuan dan laki-laki punya kesetaraan meskipun setara tidak harus sama. Setara itu paralel seperti rel kereta api, tidak harus selalu sama,&rdquo; tegasnya.<\/p>\n<p>Untuk diketahui acara seminar internasional PPNA ini terselenggara atas dukungan JISRA (Joint Initiative for Strategic Religious Action) Eco-Bhinneka. JISRA Eco-Bhinneka sendiri merupakan sebuah program inklusif-kolaboratif lintas iman dan perdamaian antaragama yang dilakukan lewat berbagai aksi merawat kelestarian lingkungan. (afn)<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<\/p><\/div>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>NASYIAH.OR.ID, JAKARTA &ndash; Perempuan dan laki-laki di dalam pandangan Muhammadiyah adalah setara. Baik ketika mengurusi persoalan domestik rumah tangga, hingga urusan publik. Karena itu, unsur&#8230;<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":547,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[5],"tags":[],"class_list":["post-548","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-dokumen-resmi"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/nasyiah.or.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/548","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/nasyiah.or.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/nasyiah.or.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/nasyiah.or.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/nasyiah.or.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=548"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/nasyiah.or.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/548\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/nasyiah.or.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/547"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/nasyiah.or.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=548"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/nasyiah.or.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=548"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/nasyiah.or.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=548"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}