{"id":117,"date":"2013-07-13T10:00:00","date_gmt":"2013-07-13T10:00:00","guid":{"rendered":"https:\/\/nasyiah.or.id\/?p=117"},"modified":"2013-07-13T10:00:00","modified_gmt":"2013-07-13T10:00:00","slug":"miras-paska-putusan-mahkamah-agung","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/nasyiah.or.id\/?p=117","title":{"rendered":"MIRAS PASKA PUTUSAN MAHKAMAH AGUNG"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: center\"><strong>Norma Sari, S.H.,M.Hum.<\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">Menjelang\u00a0bulan Ramadhan,\u00a0Mahkamah Agung Republik Indonesia (MA) mengeluarkan Putusan No 42 P\/HUM\/2013\u00a0yang\u00a0membatalkan\u00a0Keputusan Presiden\u00a0\u00a0No\u00a03 Tahun 1997 tentang Pengendalian \u00a0Minuman Beralkohol.\u00a0Putusan\u00a0tersebut\u00a0dinilai positif agar\u00a0lahir\u00a0ketentuan\u00a0yang\u00a0lebih\u00a0komprehensif\u00a0setingkat Undang-undang,\u00a0sekaligus\u00a0menjawab\u00a0disharmonisasi Keppres\u00a0dengan\u00a0Perda\u00a0tentang\u00a0miras\u00a0(minuman\u00a0keras, nama\u00a0populer\u00a0minuman\u00a0beralkohol).\u00a0Pihak\u00a0kepolisian selama\u00a0ini\u00a0telah\u00a0melakukan\u00a0razia\u00a0terhadap tempat-tempat usaha yang memperdagangkan secara illegal, agar\u00a0mas<a name=\"1401e7dd0d4f578b__GoBack\"><\/a>yarakat\u00a0sejauh mungkin terhindar dari efek negatif.\u00a0Beberapa\u00a0ormas\u00a0keagamaan,\u00a0di luar otoritasnya,\u00a0juga\u00a0melakukan\u00a0razia\u00a0dan\u00a0sweeping peredaran\u00a0miras\u00a0di\u00a0berbagai\u00a0daerah\u00a0di\u00a0tanah\u00a0air. Sebuah\u00a0aksi\u00a0sosial\u00a0yang\u00a0sering\u00a0kontra-produktif dengan\u00a0penegakan\u00a0hukum\u00a0secara\u00a0umum.\u00a0Akhirnya, pembatalan\u00a0ini\u00a0melahirkan\u00a0pertanyaan\u00a0mendasar tentang\u00a0bagaimana dampak serta masa depan pengaturan\u00a0produksi\u00a0dan\u00a0penjualan\u00a0miras di Indonesia?<span id=\"more-478\"><\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">Selama ini pengaturan\u00a0miras\u00a0dituangkan dalam Keppres No 3 Tahun 1997,\u00a0beberapa\u00a0Peraturan Menteri\u00a0Kesehatan,\u00a0Perdagangan\u00a0dan\u00a0Perindustrianserta\u00a0Peraturan\u00a0Daerah\u00a0misalnya\u00a0di\u00a0Luwu\u00a0Timur,\u00a0Bantul,\u00a0dan\u00a0Kota\u00a0Bekasi.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">Dalam\u00a0proses\u00a0produksi,\u00a0pengusaha diwajibkan\u00a0memiliki\u00a0ijin.\u00a0Sedangkan\u00a0dalam proses peredaran dan penjualan, \u00a0minuman beralkohol dengan kadar lebih dari lebih dari 2,5% sampai dengan 55% dilarang diedarkan dan dijual di tempat umum, kecuali di hotel, bar, restoran dan di tempat tertentu lainnya serta\u00a0dilarang berdekatan dengan tempat peribadatan, sekolah,\u00a0dan\u00a0rumah sakit. Bagi mereka yang belum genap\u00a0berusia duapuluh lima (25) tahun dilarang menjadi sasaran peredaran dan penjualan.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">Beberapa peraturan mengenai\u00a0miras\u00a0yang tersebar menimbulkan problem dalam implementasi terutama\u00a0harmonisasi\u00a0dan\u00a0penegakan\u00a0hukum.\u00a0MA selama ini telah\u00a0membatalkan\u00a0beberapa\u00a0pasal\u00a0dalam peraturan\u00a0daerah\u00a0yang\u00a0bertentangan\u00a0dengan\u00a0Keppres3\/1997, misalnya\u00a0terhadap\u00a0Perda Kabupaten Kuningan,\u00a0Kota Jambi\u00a0dan\u00a0Kabupaten\u00a0Subang. Problem\u00a0harmonisasi\u00a0pada\u00a0intinya\u00a0seputar\u00a0Pemerintah Daerah yang\u00a0memperketat\u00a0aturan,\u00a0misalnya\u00a0jika dalam Keppres larangan untuk mengedarkan dan menjual kepada\u00a0mereka\u00a0yang\u00a0belum\u00a0yang berusia 25 tahun, dalam\u00a0Perda\u00a0diatur\u00a021\u00a0tahun.\u00a0Ada\u00a0juga\u00a0Perda\u00a0yang mengatur\u00a0bahwa\u00a0kelompok yang produksi, peredaran dan penjualannya\u00a0dikategorikan\u00a0dalam pengawasan adalah\u00a0semua\u00a0golongan\u00a0yakni\u00a0A, B, C,\u00a0dan\u00a0D,\u00a0tidak berdasarkan\u00a0prosentase\u00a0kadar\u00a0alkohol.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">Problem\u00a0penegakan\u00a0hukum\u00a0lebih\u00a0banyak\u00a0kepada penerapan\u00a0sanksi\u00a0yang\u00a0kurang\u00a0memadai\u00a0sehingga banyak\u00a0penyalahgunaan\u00a0produksi,\u00a0peredaran\u00a0dan konsumsi.\u00a0Ketidaktegasan\u00a0aparat,\u00a0kemampuan jangkauan\u00a0wilayah\u00a0operasi,\u00a0sering\u00a0membuat masyarakat\u00a0gerah\u00a0\u00a0dengan\u00a0kondisi\u00a0tersebut.\u00a0Efek\u00a0dari penyalahgunaan\u00a0miras\u00a0semakin\u00a0dirasakan\u00a0sementara hukum\u00a0tidak\u00a0berwajah\u00a0mampu\u00a0menjadi\u00a0senjata\u00a0ampuh untuk\u00a0mencegah\u00a0maupun\u00a0memperbaiki\u00a0keadaan.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">Pembatalan\u00a0Keppres No 3 tahun 1997\u00a0berakibatpada\u00a0level\u00a0nasional\u00a0peraturan\u00a0yang\u00a0secara\u00a0spesifik mengatur\u00a0mengenai\u00a0miras\u00a0saat\u00a0ini\u00a0mengalami kekosongan.\u00a0Adapun\u00a0peraturan\u00a0yang\u00a0terkait\u00a0dengan minuman\u00a0beralkohol\u00a0di\u00a0dalam\u00a0Kitab\u00a0Undang-undangHukum\u00a0Pidana\u00a0(KUHP)\u00a0tertuang\u00a0pada\u00a0Pasal\u00a0537,\u00a0Pasal 538\u00a0dan\u00a0Pasal\u00a0539. Penjelasan\u00a0Pasal\u00a0300\u00a0menyebutkan tanda-tandanya\u00a0orang yang\u00a0telah\u00a0mabuk\u00a0adalah\u00a0dari mulutnya\u00a0keluar\u00a0nafas\u00a0yang\u00a0berbau\u00a0alkohol\u00a0(minuman keras).\u00a0Gangguan\u00a0yang\u00a0diakibatkan\u00a0oleh\u00a0orang yang mabuk\u00a0diatur\u00a0dalam\u00a0Pasal\u00a0492\u00a0KUHP.\u00a0Akibat\u00a0di level lokal\u00a0adalah\u00a0bagi daerah yang memiliki peraturan daerah yang mengatur mengenai miras maka\u00a0mereka dapat memberlakukan perda tersebut\u00a0sebagai\u00a0sumber hukum. Sedang\u00a0terhadap\u00a0daerah\u00a0yang\u00a0Perdanya dibatalkan\u00a0oleh\u00a0Putusan\u00a0MA\u00a0dengan\u00a0mendasarkan pada\u00a0Keppres\u00a03\/1997\u00a0maka\u00a0sejak\u00a0pembatalan Keppres,\u00a0Perda\u00a0yang\u00a0dibatalkan\u00a0dapat\u00a0berlaku kembali.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">Kondisi\u00a0kekosongan\u00a0ini\u00a0sebenarnya\u00a0yang paling tepat\u00a0diisi\u00a0dengan\u00a0Undang-undang,\u00a0tetapi\u00a0prosesnya tidak\u00a0sederhana.\u00a0Alternatif\u00a0pilihannya\u00a0adalah\u00a0pertama, untuk\u00a0sementara\u00a0membuat\u00a0Peraturan\u00a0Presiden. Alasannya\u00a0adalah\u00a0(1)\u00a0Keppres\u00a0tidak\u00a0lagi\u00a0diatur\u00a0dalam hierarki\u00a0sesuai\u00a0Pasal 7 UU No.12 Tahun 2011\u00a0tentang Pembentukan\u00a0Peraturan\u00a0Perundang-undangan;\u00a0(2) sifatnya\u00a0mengatur\u00a0(regelling);\u00a0(3)\u00a0proses pembuatannya\u00a0lebih\u00a0sederhana\u00a0dan\u00a0mudah;\u00a0(4) sifatnya\u00a0nasional sehingga\u00a0secara\u00a0simultan\u00a0mampu menjawab permasalahan yang ada\u00a0dalam\u00a0skala\u00a0lebih besar;\u00a0dan\u00a0(5)\u00a0daerah-daerah\u00a0yang\u00a0belum\u00a0memiliki perda\u00a0miras\u00a0akan\u00a0dapat\u00a0berpayung\u00a0hukum\u00a0Perpres.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">Kedua,\u00a0bagi\u00a0daerah\u00a0yang\u00a0belum\u00a0memiliki\u00a0Perda miras\u00a0segera\u00a0menyusun\u00a0Perda.\u00a0Kelebihannya adalahakan\u00a0lebih sesuai dengan kebutuhan dan karakter dearah masing-masing dalam mengendalikan miras. Karena\u00a0pemerintah daerah sebagai penyelenggara pemerintahan daerah tidak terlepas dari tugas untuk membina ketentraman dan ketertiban masyarakat di daerahnya.\u00a0Saat\u00a0ini\u00a0banyak\u00a0daerah yang belummemiliki peraturan\u00a0tentang\u00a0miras.\u00a0Antisipasi lainnya dalam\u00a0ketiadaan\u00a0kaidah hukum\u00a0maka\u00a0adalah gerakan moral masyarakat\u00a0menjadi\u00a0pengendali\u00a0tata\u00a0kehidupan bermasyarakat.\u00a0Gerakan moral ini dalam kerangka yang\u00a0benar,\u00a0menghindari\u00a0jangan sampai menggunakan aksi-aksi kekerasan.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">Kebutuhan\u00a0miras\u00a0diatur\u00a0secara\u00a0lebih komprehensif\u00a0dalam\u00a0produk\u00a0Undang-undang\u00a0saat\u00a0ini semakin\u00a0mendesak.\u00a0Perlukah\u00a0miras\u00a0dilarang\u00a0atau dikendalikan?\u00a0Pelarangan lebih\u00a0berterima\u00a0bagi\u00a0mereka yang\u00a0berpendapat\u00a0miras\u00a0merupakan\u00a0ancaman kehidupan.\u00a0Larangan\u00a0secara\u00a0hukum\u00a0bermakna mengikat\u00a0untuk\u00a0dipatuhi\u00a0dan\u00a0jika\u00a0dilanggar\u00a0dikenakan sanksi.\u00a0Namun\u00a0melarang\u00a0sama sekali\u00a0akan menimbulkan persoalan\u00a0tersendiri\u00a0yakni\u00a0semakin sukar\u00a0mengawasi\u00a0dan\u00a0mengendalikan\u00a0peredaran\u00a0gelap miras.\u00a0Pengendalian juga tidaklah cukup, mempertimbangkan\u00a0berdasar\u00a0kebutuhan saat ini harus ditingkatkan\u00a0menjadi\u00a0pengendalian ketat. Artinya melakukan\u00a0pembatasan\u00a0ketat\u00a0terhadap\u00a0produksi, peredaran,\u00a0penjualan\u00a0dan konsumsi. Kalaupun ada tempat yeng menjual miras dipastikan sangat terbatas dengan\u00a0ijin.\u00a0Selain\u00a0itu\u00a0sanksi yang tegas dan dapat diimplementasikan menjadi konsekuensi logis dari kebutuhan\u00a0pengetatan.\u00a0Tugas\u00a0pemerintah sebagai aparat penegak hukum menjadi berat namun sebanding\u00a0dengan\u00a0besarnya\u00a0ancaman\u00a0kerusakan\u00a0akibat miras\u00a0yang\u00a0menyangkut keselamatan\u00a0terutama generasi\u00a0muda\u00a0bangsa dan negara.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">Menganalisis\u00a0permohonan\u00a0PK\u00a0\u00a0ke\u00a0MA\u00a0atas Keppres\u00a03\/1997,\u00a0para\u00a0pemohon\u00a0mendalilkan\u00a0dirugikan kepentingan\u00a0ekonomis.\u00a0Bagaimana\u00a0jika\u00a0dikaitkan dengan\u00a0kepentingan\u00a0menyelamatkan\u00a0generasi\u00a0muda? Karena\u00a0dalam\u00a0kenyataaannya\u00a0miras\u00a0disalahgunakan oleh\u00a0orang yang\u00a0belum\u00a0berusia\u00a025\u00a0tahun,\u00a0belum\u00a021 bahkan\u00a0oleh\u00a0anak-anak\u00a0(berusia\u00a0di\u00a0bawah\u00a018\u00a0tahun). Sebenarnya saat ini menjelang tahun 2014 yang dikapitalisasikan\u00a0secara politik sebagai tahun perebutan kekuasan adalah momentum yang sangat tepat bagi para wakil rakyat\u00a0secara\u00a0politis menunjukkan kepedulian untuk menyegerakan Undang-undang\u00a0miras,\u00a0sekaligus\u00a0secara\u00a0substantif menjawab\u00a0persoalan.\u00a0Kita\u00a0tunggu\u00a0sambil\u00a0terus menyuarakan\u00a0dan\u00a0mengupayakan\u00a0dapat\u00a0diwujudkan!<\/p>\n<p><em>Dimuat di Republika 12 Juli 2013<\/em><\/p>\n<\/p><\/div>\n<div class=\"navigation clearfix\">\n<div class=\"alignleft\">&laquo; <a href=\"http:\/\/localhost:8090\/nasyiahpusat\/?p=446\" rel=\"prev\">MINUMAN BERALKOHOL<\/a><\/div>\n<div class=\"alignright\"><a href=\"http:\/\/localhost:8090\/nasyiahpusat\/?p=462\" rel=\"next\">Menelisik Faktor Masalah Prostitusi Remaja<\/a> &raquo;<\/div>\n<\/p><\/div>\n<p>\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\tYou can <a href=\"#respond\">leave a response<\/a>, or <a href=\"http:\/\/localhost:8090\/nasyiahpusat\/wp-trackback.php?p=478\" rel=\"trackback\">trackback<\/a> from your own site.<\/p><\/div>\n<p><!--\/post-478--><\/p>\n<p><!-- You can start editing here. --><\/p>\n<p>\t\t\t<!-- If comments are open, but there are no comments. --><\/p>\n<div id=\"respond\">\n<h3>Leave a Reply<\/h3>\n<div class=\"cancel-comment-reply\">\n\t<small><a rel=\"nofollow\" id=\"cancel-comment-reply-link\" href=\"\/nasyiahpusat\/?p=478#respond\" style=\"display:none\">Click here to cancel reply.<\/a><\/small>\n<\/div>\n<p>\n<label for=\"author\"><small>Name (required)<\/small><\/label><\/p>\n<p>\n<label for=\"email\"><small>Mail (will not be published) (required)<\/small><\/label><\/p>\n<p>\n<label for=\"url\"><small>Website<\/small><\/label><\/p>\n<p>&lt;!&#8211;<\/p>\n<p><small><strong>XHTML:<\/strong> You can use these tags: <code>&lt;a href=&quot;&quot; title=&quot;&quot;&gt; &lt;abbr title=&quot;&quot;&gt; &lt;acronym title=&quot;&quot;&gt; &lt;b&gt; &lt;blockquote cite=&quot;&quot;&gt; &lt;cite&gt; &lt;code&gt; &lt;del datetime=&quot;&quot;&gt; &lt;em&gt; &lt;i&gt; &lt;q cite=&quot;&quot;&gt; &lt;strike&gt; &lt;strong&gt; <\/code><\/small><\/p>\n<p>&#8211;&gt;<\/p>\n<p><textarea name=\"comment\" id=\"comment\" cols=\"100%\" rows=\"10\" tabindex=\"4\"><\/textarea><\/p>\n<\/p>\n<p style=\"display: none\">\n<\/div><\/div>\n<\/p><\/div>\n<div class=\"sidecont rightsector\">\n<div class=\"sidebar\">\n<div class=\"addthis_toolbox\">\n<p><a href=\"http:\/\/facebook.com\/nasyiatul.aisyiyah\" title=\"Facebook\"><img decoding=\"async\" src=\"http:\/\/localhost:8090\/nasyiahpusat\/wp-content\/themes\/StylishGreen\/images\/social-icons\/facebook.png\" style=\"margin:0 4px 0 0\" title=\"Facebook\" \/><\/a><br \/>\n<a href=\"https:\/\/twitter.com\/ppnasyiah\" title=\"Twitter\"><img decoding=\"async\" src=\"http:\/\/localhost:8090\/nasyiahpusat\/wp-content\/themes\/StylishGreen\/images\/social-icons\/twitter.png\" style=\"margin:0 4px 0 0\" title=\"Twitter\" \/><\/a><\/p><\/div>\n<ul>\n<li id=\"text-2\" class=\"widget widget_text\">\n<h2 class=\"widgettitle\">Nasyiatul Aisyiyah<\/h2>\n<div class=\"textwidget\">\n<p><img decoding=\"async\" src=\"http:\/\/localhost:8090\/wp-content\/uploads\/2013\/04\/nasyiatul-aisyiyah-na1.jpg\" height=\"244px\" width=\"200px\" align=\"middle\" style=\"margin-left: 50px\" \/>  <\/p>\n<\/div>\n<\/li>\n<li id=\"recent-posts-2\" class=\"widget widget_recent_entries\">\n<h2 class=\"widgettitle\">Recent Posts<\/h2>\n<ul>\n<li>\n\t\t\t\t<a href=\"http:\/\/localhost:8090\/nasyiahpusat\/?p=497\" title=\"497\">497<\/a>\n\t\t\t\t\t\t<\/li>\n<li>\n\t\t\t\t<a href=\"http:\/\/localhost:8090\/nasyiahpusat\/?p=483\" title=\"TV (tak) RAMAH ANAK\">TV (tak) RAMAH ANAK<\/a>\n\t\t\t\t\t\t<\/li>\n<li>\n\t\t\t\t<a href=\"http:\/\/localhost:8090\/nasyiahpusat\/?p=473\" title=\"Eksploitasi Anak dalam Pernikahan Dini: Menatap Masa Depan Perlindungan Anak Indonesia\">Eksploitasi Anak dalam Pernikahan Dini: Menatap Masa Depan Perlindungan Anak Indonesia<\/a>\n\t\t\t\t\t\t<\/li>\n<li>\n\t\t\t\t<a href=\"http:\/\/localhost:8090\/nasyiahpusat\/?p=467\" title=\"Problematika Perlindungan Anak di Indonesia\">Problematika Perlindungan Anak di Indonesia<\/a>\n\t\t\t\t\t\t<\/li>\n<li>\n\t\t\t\t<a href=\"http:\/\/localhost:8090\/nasyiahpusat\/?p=462\" title=\"Menelisik Faktor Masalah Prostitusi Remaja\">Menelisik Faktor Masalah Prostitusi Remaja<\/a>\n\t\t\t\t\t\t<\/li>\n<\/ul>\n<\/li>\n<li id=\"calendar-2\" class=\"widget widget_calendar\">\n<div id=\"calendar_wrap\">\n<table id=\"wp-calendar\">\n<caption>September 2013<\/caption>\n<thead>\n<tr>\n<th scope=\"col\" title=\"Monday\">M<\/th>\n<th scope=\"col\" title=\"Tuesday\">T<\/th>\n<th scope=\"col\" title=\"Wednesday\">W<\/th>\n<th scope=\"col\" title=\"Thursday\">T<\/th>\n<th scope=\"col\" title=\"Friday\">F<\/th>\n<th scope=\"col\" title=\"Saturday\">S<\/th>\n<th scope=\"col\" title=\"Sunday\">S<\/th>\n<\/tr>\n<\/thead>\n<tfoot>\n<tr>\n<td colspan=\"3\" id=\"prev\"><a href=\"http:\/\/localhost:8090\/nasyiahpusat\/?m=201308\" title=\"View posts for August 2013\">&laquo; Aug<\/a><\/td>\n<td class=\"pad\">&nbsp;<\/td>\n<td colspan=\"3\" id=\"next\" class=\"pad\">&nbsp;<\/td>\n<\/tr>\n<\/tfoot>\n<tbody>\n<tr>\n<td colspan=\"6\" class=\"pad\">&nbsp;<\/td>\n<td>1<\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td>2<\/td>\n<td>3<\/td>\n<td>4<\/td>\n<td>5<\/td>\n<td>6<\/td>\n<td>7<\/td>\n<td>8<\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td>9<\/td>\n<td>10<\/td>\n<td>11<\/td>\n<td>12<\/td>\n<td>13<\/td>\n<td>14<\/td>\n<td>15<\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td>16<\/td>\n<td>17<\/td>\n<td>18<\/td>\n<td>19<\/td>\n<td>20<\/td>\n<td>21<\/td>\n<td>22<\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td>23<\/td>\n<td>24<\/td>\n<td>25<\/td>\n<td>26<\/td>\n<td>27<\/td>\n<td>28<\/td>\n<td>29<\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td id=\"today\">30<\/td>\n<td class=\"pad\" colspan=\"6\">&nbsp;<\/td>\n<\/tr>\n<\/tbody>\n<\/table>\n<\/div>\n<\/li>\n<\/ul><\/div>\n<\/div><\/div>\n<div class=\"outer\">\n<div id=\"footer\">Copyright &copy; <a href=\"http:\/\/localhost:8090\/nasyiahpusat\"><strong>Nasyiatul Aisyiyah<\/strong><\/a>  &#8211; Ramah Perempuan dan Anak &#8211; Powered by <a href=\"http:\/\/wordpress.org\/\"><strong>WordPress<\/strong><\/a><\/div>\n<p>   Departemen Kominmas Pimpinan Pusat Nasyiatul Aisyiyah-2013-<\/p><\/div>\n<\/div>\n<\/div>\n<\/div>\n<\/div>\n<\/div>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Norma Sari, S.H.,M.Hum. Menjelang\u00a0bulan Ramadhan,\u00a0Mahkamah Agung Republik Indonesia (MA) mengeluarkan Putusan No 42 P\/HUM\/2013\u00a0yang\u00a0membatalkan\u00a0Keputusan Presiden\u00a0\u00a0No\u00a03 Tahun 1997 tentang Pengendalian \u00a0Minuman Beralkohol.\u00a0Putusan\u00a0tersebut\u00a0dinilai positif agar\u00a0lahir\u00a0ketentuan\u00a0yang\u00a0lebih\u00a0komprehensif\u00a0setingkat Undang-undang,\u00a0sekaligus\u00a0menjawab\u00a0disharmonisasi Keppres\u00a0dengan\u00a0Perda\u00a0tentang\u00a0miras\u00a0(minuman\u00a0keras, nama\u00a0populer\u00a0minuman\u00a0beralkohol).\u00a0Pihak\u00a0kepolisian selama\u00a0ini\u00a0telah\u00a0melakukan\u00a0razia\u00a0terhadap tempat-tempat&#8230;<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":0,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[2],"tags":[],"class_list":["post-117","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-artikel"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/nasyiah.or.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/117","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/nasyiah.or.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/nasyiah.or.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/nasyiah.or.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/nasyiah.or.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=117"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/nasyiah.or.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/117\/revisions"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/nasyiah.or.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=117"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/nasyiah.or.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=117"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/nasyiah.or.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=117"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}