|
Ditulis Oleh Siti Rusdiyati
|
|
Selasa, 24 Agustus 2010 |
Judul di atas adalah meminjam judul sebuah film layar lebar produksi anak bangsa yang pernah diproduksi. Cerita dalam film itu tak semenakutkan judulnya. Begitu melihatnya maka kita akan tertawa terbahak-bahak. Film itu adalah film komedi yang menuturkan pelajaran hidup kepada penonton tanpa terkesan menggurui.
|
|
Selengkapnya...
|
|
|
Ditulis Oleh Herlina Lusiannawaty
|
|
Sabtu, 21 Agustus 2010 |
|
Beberapa waktu lalu kita disuguhkan fenomena upaya bunuh diri yang dilakukan oleh seorang ibu dengan mengajak anak-anaknya. Penyebabnya pun seputar ketertakutan diri akan ketidakmampuan ekonomi untuk menopang hidup. Fenomena bunuh diri ini juga kadang dikaitkan dengan sikap putus asa karena apa yang diharapkannya tidak dapat diwujudkan. Bunuh diri seakan menjadi jalan pintas efektif untuk menyelesaikan masalah hidup.
|
|
Selengkapnya...
|
|
|
Ditulis Oleh Siti Rusdiyati
|
|
Sabtu, 21 Agustus 2010 |
|
Persoalan kelaparan kembali mengemuka di negara kita. Harga beras yang naik terus sehingga tidak terjangkau oleh masyarakat menyebabkan sebagian masyarakat harus makan nasi basi. Mendengar berita tersebut kita akan teringat kisah Khalifah Umar bin Khattab.
|
|
Selengkapnya...
|
|
|
Ditulis Oleh Erni Zuhriyati
|
|
Kamis, 19 Agustus 2010 |
Seringkali kita terlalu menghitung kesusahan yang menimpa kita. Padahal jika kita hitung sungguh amatlah sedikit dari karunia Allah yang tiada terhingga. Jika kita jujur, kesusahan yang menimpa kita hanya sebatas rasa sakit, tidak punya uang, putus cinta, patah hati, belum bekerja atau di PHK. Tidak lebih dari sepuluh jumlahnya. Segalanya terasa sangat berat, menyayat hati dan berkeluh kesah, bahkan ingin segera menuju kematian karena tiada kuat menanggungnya.
|
|
Terakhir diperbaharui ( Kamis, 19 Agustus 2010 )
|
|
Selengkapnya...
|
|
|
Ditulis Oleh Herlina Lusi Annawaty
|
|
Rabu, 18 Agustus 2010 |
|
مَنْ صَامَ رَمَضَانَ إِيْمَاناً وَاحْتِسَاباًغُفِرَلَهُ مَاتَقَدمَ مِن ذَنْبِهِ {رواه البخاري ومسلم و أبوداود
"Barangsiapa yang berpuasa di bulan ramadlan dengan penuh keimanan dan keikhlasan, maka Allah akan mengampuni dosa-dosanya yang telah lalu" (H.R. Bukhori, Muslim, dan Abu Dawud)
|
|
Terakhir diperbaharui ( Rabu, 18 Agustus 2010 )
|
|
Selengkapnya...
|
|
|
|
<< Mulai < Sebelumnya 1 2 Selanjutnya > Akhir >>
|
| Hasil 1 - 10 dari 17 |