Cegah Bunuh Diri : Jangan Berputus Asa dari Rahmat Allah Swt

10 September 2021
Penulis : PP NA


NASYIAH.OR.ID, BANDUNG -- Setiap 10 September diperingati sebagi hari pencegahan bunuh diri. Badan Kesehatan Dunia WHO memperkirakan ada lebih dari 800 ribu orang di dunia meninggal karena bunuh diri, atau 1 kematian setiap 40 detik. Internasional Association for Suicide Prevention (IASP) mencatat ada lebih dari 300 upaya percobaan bunuh diri yang terjadi pada 70 negara di dunia.  Sedangkan  angka bunuh diri di Indonesia menurut WHO sebesar 1,6 per 100 ribu penduduk atau 5.000 orang per tahun.

Agama Islam (syariah) melarang kita menjatuhkan diri ke dalam kebinasaan dan perbuatan bunuh diri. Bahkan salah satu unsur tujuan syariah (maqasid asy-syar’iah) yaitu perlindungan terhadap jiwa dan raga (hifz an-nafs). Namun, masih banyak manusia yang menghadapi masalah kemudian bersikap putus asa, sehingga melakukan perbuatan bunuh diri. 

Dan janganlah kamu berputus asa dari Rahmat Allah Swt

Dalam al-Qur’an manusia dihinggapi rasa putus asa dalam beberapa hal yaitu : Putus Asa dari Rahmat Allah Swt. (QS. Yusuf : 87); Putus Asa ketika Ditimpa Malapetaka dan Musibah (QS. Al-Isr?' : 83); Putus Asa terhadap Negeri Akhirat (QS. Ar Ruum : 12); Putus Asa Kala dicabutnya Nikmat (QS. Huud : 9) Putus Asa Karena Ditimpakan Azab Dan Siksa (QS. Mu’minun: 77) dan Putus Asa terhadap suatu Keputusan (QS. Yusuf : 80) Putus asa atau keputusasaan identik dengan kekufuran yang besar. Seseorang yang kekufurannya belum mencapai peringkat itu, maka dia biasanya tidak kehilangan harapan. Qur`an surat az-Zumar ayat 53:

 "Katakanlah: "Hai hamba-hamba-Ku yang malampaui batas terhadap diri mereka sendiri, janganlah kamu berputus asa dari rahmat Allah. Sesungguhnya Allah mengampuni dosa-dosa semuanya. Sesungguhnya Dialah Yang Maha Pengampun lagi Maha Penyayang."

 Allah menegur manusia yang melampaui batas kemampuan dirinya, dan juga melarang manusia berputus asa sebagai lawan dari sikap melampaui batas, namun di akhir ayat Allah berjanji akan mengampuni dosa hambanya tentunya jika mereka mau mentaati teguran dan larangan-Nya

Cara mengatasi putus asa sebagai berikut:

Pertama.  Dzikir. Dzikir secara bahasa berarti mengingat . Sedangkan makna dzikrullah secara umum adalah aktivitas hati dan tubuh mengingat, mensucikan juga mengagungkan Allah Swt. Sebenarnya banyak pemahaman mengenai arti zikir, mencakup membaca al-Qur`an, do’a, tasb?h, tahl?l, takb?r, ta?m?d, hawqalah, istighfar dan melafalkan asma’ al husna.  Katakanlah: “Dia (Alquran itu ) hudan (petunjuk) dan obat (penawarr) bagi orang-orang mukmin. (QS. Fushilatt : 44)

Berzikir selain membuat manusia mengontrol tingkah lakunya, ia juga dapat menentramkan hati secara konstan. Berzikir memiliki peranan yang cukup penting dalam prosess penyucian jiwa.

“(yaitu) orang-orang yang beriman dan hati mereka menjadi tenteram dengan mengingat Allah. Ingatlah, hanya dengan mengingati Allah-lah hati menjadi tenteram.” (QS. Ar-Ra’d : 28)

Kedua, Sabar. Sabar memiliki arti menahan diri dari segala sesuatu yang dibenci karena berharap memperoleh keridhaan Allah semata.

Artinya : Dan niscaya Kami akan menguji kalian dengan rasa ketakutan, lapar, kekurangan harta, jiwa dan buah-buahan. Dan kabarkanlah berita gembira bagi pada orangorang yang sabar. (yaitu) orang-orang yang apabila ditimpa musibah, mereka mengucapkan, "Innaa lillaahi wa innaa ilaihi raaji`uun" (QS. al Baqarah [2]: 155-156).

Orang  yang selalu bersabar, ia akan senantiasa bersikap teguh hati dan mengingat Allah Swt dalam keadaan bagaimanapun. Ia juga selalu memiliki keyakinan bahwa apapun yang terjadi berasal dari Allah, akan kembali lagi kepadanya. Sehingga dengan demikian ia tidak akan berputus asa dari rahmat Allah.

Ketiga, Berdo’a. Do’a itu salah satu dari sekian banyak bentuk komunikasi antara hamba dan Tuhannya. Hamba sebagai peminta dan Allah sebagai pemberi. Sesulit apapun keadaan kita, dianjurkan agar mengembalikan segala sesuatu pada Allah, baik melalui permohonan ampunan kepada-Nya ataupun permohonan dipenuhinya segala keinginannya. Oleh karena itu, hakikat do’a adalah menyebut dan mengingat Allah. Melalui do’a, seseorang akan dapat merasakan kehadiran Allah Swt. sehingga dapat menghadirkan kedamaian dan ketentraman dalam jiwa dan hatinya.

“Berdoalah kepada-Ku, niscaya akan Aku perkenankan bagimu (QS.Al Mukmin:60)

Keempat, Bersyukur. Syukur berarti menampakkan nikmat. Syukur merupakan pengakuan seseorang terhadap anugerah nikmat yang telah diberikan Allah kepadanya, disertai dengan ketundukan kepada Allah dan berupaya mempergunakan nikmat tersebut sesuai kehendak Allah swt. Bersyukur terhadap berbagai nikmat Tuhan (syukuur) mungkin sesuatu yang biasa. Akan tetapi, mensyukuri penderitaan, musibah, dan kekecewaan (syakuur) itu luar biasa. Syukuur banyak dilakukan orang, tetapi syakuur amat langka sebagaimana dikatakan dalam ayat: Wa qalil min 'ibadiy al-syakuur (Hanya sedikit sekali di antara hambaku yang mampu  mencapai tingkat syakur/QS Saba' [34]: 13). 

Bersyukur dalam arti syakuur berarti bersabar menerima cobaan yang Allah berikan dan tidak salah paham pada Allah. Misalnya, seseorang diuji dengan keluarga terdekat yang terkena covid dan berakibat pada penyakit lain.  Dalam pengertian syakur ia tidak perlu mengutuk diri sendiri, menyalahkan orang lain atau bahkan menyalahkan Allah, melainkan harus sabar dengan terus berupaya menjalani pengobatan secara intensif.  

Kebersyukuran tidak sekedar berterima kasih atas hal-hal yang menyenangkan saja, akan tetapi hal yang menyakitkan sekalipun. Segala hal yang diterima baik disukai atau dibenci, dimaknai sebagai nikmat dan kasih sayang yang diberikan Allah Swt. Bersyukur dapat meningkatkan optimisme bahwa dengan pertolongan Allah, kita mampu menghadapi berbagai masalah dalam kehidupan. (Mo)

 

Penulis :
Elisa K. Dewi (Ketua Departemen Dakwah Pimpinan Pusat Nasyiatul Aisyiyah, Dosen UIN Sunan Gunung Djati -Bandung)

Contact Us

Pimpinan Pusat Nasyiatul Aisyiyah

Kantor Yogyakarta

Jalan KHA. Dahlan No 103, Yogyakarta
Kode Pos 55262
  (0274) 411610

Kantor Jakarta

Jalan Menteng Raya No 62, Jakarta
Kode Pos 10340
  (021) 39899789

Find Us