Tanwir III Nasyiatul Aisyiyah Bahas Penundaan Pelaksanaan Mukatamar XIV

06 September 2020
Penulis : PP NA


NASYIAH.OR.ID, YOGYAKARTA – Pimpinan Pusat Nasyiatul Aisyiyah menyelenggarakan Tanwir III secara daring pada 6 September 2020 dengan tema “Bangkit Hadapi Covid-19, Terus Berkontribusi untuk Negeri”. Permusyawaratan tinggi kedua setelah muktamar ini diikuti oleh 34 Pimpinan Wilayah Nasyiatul Aisyiyah, Pimpinan Daerah Nasyiatul Aisyiyah dan Pimpinan Pusat Nasyiatul Aisyiyah.

Saat ini hampir di seluruh dunia sedang menghadapi wabah yang dahsyat dan melumpuhkan berbagai aspek kehidupan manusia. Covid-19 adalah virus corona yang muncul diakhir tahun 2019, namun hingga hari ini kondisinya belum juga mereda, justru mengindikasikan bahwa virus ini bermutasi dengan kondisi. Lebih dari 20 juta penduduk dunia terinveksi, dan tidak sedikit pula yang akhirnya tidak berdaya menghadapi virus ini. Begitu juga di Indonesia saat ini, angka penyintas Covid-19 menunjukkan trend yang belum juga menurun, jumlah kasus positif covid-19 hampir menyentuh angka 190.000 kasus dengan tingkat kematian yang cukup tinggi di Asia Tenggara dibandingkan dengan Filipina.

Nasyiatul Aisyiyah, menurut Diyah, sebagai organisasi perempuan muda berkemajuan Muhammadiyah melihat musibah dan sekaligus cobaan ini sebagai sarana pengingat, bahkan penggerak agar tidak hanya berpangku tangan, namun tetap melakukan upaya saling tolongmenolong dan membantu bagi mereka yang terdampak, baik internal kader Nasyiatul Aisyiyah ataupun masyarakat di lingkungan sekitar.

“Tentunya gerak yang dilakukan oleh Nasyiatul Aisyiyah bersama dalam komando yang sama di Muhammadiyah Covid-19 Command Center (MCCC) baik di tingkat pusat, wilayah, daerah, cabang hingga ranting. Apa yang dilakukan oleh keluarga besar Muhammadiyah selama ini dalam penanganan covid-19 bahkan menjadi contoh Ormas yang memberikan sumbangan yang paling besar di Indonesia,” jelas Diyah Puspitarini, Ketua Umum Pimpinan Pusat Nasyiatul Aisyiyah.

Pandemi ini pun tentunya juga memaksa kader Nasyiah untuk tetap kreatif, inovatif, dan tetap bersemangat menjalankan gerak organisasi, bagaimanapun kondisinya, namun tentunya tetap menjaga protocol kesehatan. Tentunya kegiatan tidak seperti biasanya, ada hal yang berubah, tapi tidak meninggalkan esensinya.

Diyah menjelaskan bahwa berkaitan dengan pengunduran Muktamar Nasyiatul Aisyiyah ke XIV sebagaimana hasil Pleno Pimpinan Pusat Nasyiatul Aisyiyah pada bulan Maret 2020 sebelum darurat Covid-19 bahwa Muktamar diundur yang seharusnya November 2020 menjadi Maret 2021. Tentunya pengunduran ini memiliki harapan agar pandemi ini segera melandai dan berakhir, namun ternyata hingga hari ini belum ada arah penurunan kasus Covid-19.

“Bulan Juli 2020, Pimpinan Pusat Nasyiatul Aisyiyah melakukan pleno kembali dengan mengundang MCCC Pimpinan Pusat Muhammadiyah dan dengan berbagai pertimbangan maka diputuskan bahwa Muktamar XIV Nasyiatul Aisyiyah disarankan untuk mundur hingga tahun 2022. Selanjutnya Pleno diperluas dengan mengundang Ketua Umum dan Sekretaris Umum Pimpinan Wilayah Nasyiatul Aisyiyah pada 20 Agustus 2022 memutuskan bahwa “Muktamar XIV Nasyiatul Aisyiyah Ditunda tahun 2022 dengan mengupayakan secara offline”. “ jelas Diyah Puspitarini dalam pidato iftitah yang disampaikan pada Tanwir III Pimpinan Pusat Nasyiatul Aisyiyah.

Maka pada Tanwir ini akan dibahas mengenai metode dan waktunya. Penundaan Muktamar ini tentunya akan berimplikasi juga pada tata aturan organisasi dan periodisasi, banyak juga konsekuensinya, dan tentunya juga akan berpengaruh dengan permusyawaratan dari tingkat wilayah hingga ranting.

“Tentunya kita sadar bahwa Muktamar, Musywil, Musyda, Musycab, dan Musyran tidak hanya sekedar mengganti Ketua Umum, namun ada nilai kesatuan dan kesamaan langkah, nilai pengorbanan, nilai regenerasi dan nilai syiar Nasyiatul Aisyiyah,” tambah Diyah.

“Pada masa pendemi ini, sepertinya juga tidak tepat jika melakukan pergantian di tengah keterbatasan, tentunya tidak elok jika hanya memikirkan egoism diri sendiri. Ada baiknya kita isi sisa waktu ini untuk merapikan pekerjaan yang belum diselesaikan, menyatukan langkah kembali dan menambah ladang pahala dan dengan karya nyata Nasyiatul Aisyiyah untuk lingkungan sekitar dan bangsa.” Pesan Ketua PPNA kepada seluruh Kader Nasyiah. (M_Kominmas)

Contact Us

Pimpinan Pusat Nasyiatul Aisyiyah

Kantor Yogyakarta

Jalan KHA. Dahlan No 103, Yogyakarta
Kode Pos 55262
  (0274) 411610

Kantor Jakarta

Jalan Menteng Raya No 62, Jakarta
Kode Pos 10340
  (021) 39899789

Find Us