Nasyiatul Aisyiyah Perkuat Advokasi Perempuan dengan Pelatihan Infografis

Nasyiatul Aisyiyah Perkuat Advokasi Perempuan dengan Pelatihan Infografis

NASYIAH.OR.ID, JAKARTA --Pimpinan Pusat Nasyiatul Aisyiyah mengadakan pelatihan pembuatan Infografik untuk Advokasi Perempuan di Gedung Pusat Dakwah Muhammadiyah, Menteng Raya 62 Jakarta Pusat (01/09) bekerja sama dengan . Indonesia Voice Of Women (InVOW). Pelatihan ini diadakan dalam rangka upgrading kapasitas internal kader Nasyiatul Aisyiyah sekaligus menyemarakkan Milad yang ke-91 tahun.


Nina Rosyidah, ketua Departemen Komunikasi, Informasi dan Kehumasan PPNA, melihat banyaknya perempuan yang menggunakan internet dan banyaknya peristiwa yang dialami oleh perempuan akibat tidak cerdas menggunakan media sosial.


"Banyak yang terjebak dan menjadi korban, hanya saja tidak menyadarinya. Salah satunya adalah menyebarkan konten positif menjadi sesuatu yang wajib kita lakukan dan ini akan menjadi advokasi lewat media agar berpihak kepada perempuan," tutur Nina.


Khotimun Sustanti, ketua Pimpinan Pusat Nasyiah, mengatakan Nasyiatul Aisyiyah teah beberapa kali melaksanakan kegiatan belajar bersama mengenai pelatihan infografis, dan trainer yang telah beberapa kali melakukan pelatihan di kelompok perempuan.


"Pelatihan ini diadakan  sebagai respon dari perkembangan karena di luar sana kemampuan kita melakukankampanye di media sosial sangat penting dan memerlukan skill yang sebenarnya mudah untuk mengisi konten-konten di media sosial, konsen kita juga ingin berkontribusi memperkenalkan wajah islam yang ramah dan humnais selain kampanye terhadap anak dan perempuan," jelas Imun, sapaan akrab Khotimun Sutanti.


Kegiatan ini, kata Imun, adalah awal dari skill yang ingin dipelajari, semogga ke depan akan dapat mempelajari skill yang lain, terkadang ada keinginan membuat konten tanpa harus menunggu tim yang biasa membuat konten NA dan ini sesuai dengan 10 Pilar keluarga tangguh NA, ini jalan menempuh ke sana.

"Semoga dengan pembelajaran ini kampanye akan semakin massif terutama untuk perempuan dan islam di Indonesia,"  tutup Imun.(N - kominmas)

Berita terkait: