Nasyiatul Aisyiyah Jadikan Pencegahan Korupsi sebagai Salah Satu Fokus Gerakan

31 Agustus 2019
Penulis : PP NA


NASYIAH.OR.ID, YOGYAKARTA – Korupsi di Indonesia pada tahun ini dinilai memang masih merajalela di seluruh lapisan Pemerintahan, dan bahkan di lini terkecil dalam masyarakat. Dikhawatirkan nantinya semakin lama, korupsi akan menjadi budaya yang tidak akan lepas. Tentu hal itu menjadi PR besar bagi bangsa Indonesia.

Pimpinan Pusat Nasyiatul Aisyiyah (PP NA) sejak tahun 2012 sudah berkomitmen untuk ikut serta mencegah korupsi sejak dini. Bahkan pada tahun 2013 saat sidang Tanwir di Surabaya, Nasyiah juga memasukkan materi pencegahan korupsi di lingkungan keluarga.

Dengan memasukkan materi pencegahan korupsi dalam sidang tanwirnya itu, Nasyiah benar-benar berupaya memasukkan pemberantasan korupsi dalam salah satu programnya.

Melihat betapa tingginya angka korupsi di Indonesia, PPNA menjadikan materi korupsi ini sebagai salah satu fokus gerakannya. Terutama, NA pasca tanwir 1 Banjarmasin telah memutuskan bahwa pencegahan korupsi dari keluarga menjadi salah satu fokus gerakan.

“Dengan keterbatasan yang ada di wilayah dan daerah pun terus menggalakkan kajian tentang korupsi,” ungkap Diyah Puspitarini, Ketua Umum PPNA dalam acara Workshop dan Talkshow ‘Peran Organisasi Islam dan Masyarakat Sipil dalam Pencegahan dan Pemberantasan Korupsi’, bertempat di Aula Lantai  3 Kantor PP Muhammadiyah, Jum’at (30/8).

“Kami ingin sampaikan bahwa kader-kader Nasyiah ini peduli dengan kondisi korupsi yang semakin merajalela, sehingga para perempuan ini tidak bisa hanya tinggal diam,” tegasnya.

Diyah melanjutkan, kader-kader NA ini perlu juga turut serta membantu pencegahan korupsi dimulai dari lini terkecil yaitu keluarga. Para ibu-ibu ini nantinya jika konsisten, dari apa yang dilakukan oleh dirinya sendiri dan keluarganya pendidikan korupsi akan sangat efektif.

Acara Workshop dan Talkshow NA bekerjasama dengan KPK akan sedikit membuka kembali memori kita bahwa bangsa Indonesia masih punya permasalahan korupsi yang semakin lama semakin merajalela.

Diyah meyakini bahwasannya para perempuan bisa membantu pencegahan korupsi. Sambil bergurau, Diyah menyampaikan, paling tidak dimulai dari pemilihan calon pasangan hidup yang tidak korupsi dan bila sudah berumahtangga menularkan pendidikan anti korupsi di keluarganya.

“Saya sangat memiliki keyakinan ternyata perempuan punya kemampuan untuk mencegah korupsi,” pungkas Diyah. (Syifa/ muhammadiyah.or.id

 

 

Contact Us

Pimpinan Pusat Nasyiatul Aisyiyah

Kantor Yogyakarta

Jalan KHA. Dahlan No 103, Yogyakarta
Kode Pos 55262
  (0274) 411610

Kantor Jakarta

Jalan Menteng Raya No 62, Jakarta
Kode Pos 10340
  (021) 39899789

Find Us