Nasyiatul Aisyiyah Ajak Kader Melek Teknologi dalam Menghadapi Era Revolusi Industri

26 Juli 2019
Penulis : PP NA


NASYIAH.OR.ID, YOGYAKARTA -- Pimpinan Pusat Nasyiatul Aisyiyah (PPNA) bekerjasama dengan Southeast Asian Ministers of Education Organization Learning Center (SEAMOLEC) dan didukung oleh Universitas Ahmad Dahlan menyelenggarakan Pengembangan Digital Class dan Pengemasan Bahan Ajar Berbasis Video. Kegiatan ini diselenggarakan bertempat di Laboratorium Multimedia Ilmu Komunikasi Universitas Ahmad Dahlan (UAD) Yogyakarta.

Diselenggarakan selama tiga hari, sejak Jum’at 26 Juli hingga Ahad 28 Juli 2019, kegiatan ini diikuti Pimpinan Pusat NA, dan Pimpinan Wilayah Yogyakarta dan Jawa Tengah, juga tamu undangan.

Diyah Puspitarini Ketua Umum PP NA mengatakan, tujuan kegiatan ini agar kader NA melek teknologi.

“Saat ini kita harus melek teknologi menjelang revolusi industri 5.0,  semuanya mungkin kehidupan teknologi bisa jadi telah menjadi bagian penting dari hidup kita, dan apalagi bagi kader Nasyiah ini penting yang ikut mencerdaskan kehidupan masyarakat,” kata Diyah, Jum'at (26/7).

Diyah berharap nantinya semua peserta yang hadir dalam kegiatan ini dapat membagikan ilmunya ke Pimpinan Wilayah atau kader-kader NA disekitarnya.

“Selain itu diharapkan nantinya kegiatan ini tidak terputus pada pelatihan selama tiga hari tetapi ada tindak lanjutnya,” katanya lagi.

Kader Nasyiah harus melanjutkan ilmu yang didapat, termasuk yang dipelajari hari ini mencakup Massive Open Online Course (MOOC) yaitu sistem pembelajaran berupa kursus online secara besar-besaran dan terbuka dengan tujuan untuk memungkinkan partisipasi tak terbatas dan dapat diakses melalui web.

Sementara itu, Sarbiran Wakil Rektor IV Bidang Kerjasama dan Urusan Internasional UAD merasa bersemangat karena dapat bertemu dengan kader-kader NA. Sarbiran mengakui bahwa berorganisasi di Muhammadiyah membawa kemanfaatan yang luar biasa.

“Anda sungguh beruntung karena anda berada dalam organisasi yang tujuannya jelas dan amanahnya juga jelas. Mungkin kalau dulu saya tidak menjadi anggota Pemuda Muhammadiyah mungkin saya tidak bisa seperti ini karena saya yakin betul sebagai pemuda pemudi Muhammadiyah ternyata berada dalam organisasi yang benar dan lurus sesungguhnya sangat menguntungkan,” jelasnya.

Sarbiran mendukung para kader Nasyiah untuk terus aktif berorganisasi dan mengajak kader-kader lainnya untuk berorganisasi juga. Hal itu perlu dilakukan karena tantangan kehidupan umat manusia sampai saat ini terus mengalami fluktuasi sehingga kalau tidak ada organisasi seperti Muhammadiyah tidak terbayang seperti apa Indonesia ini.

“Saya berpesan ikutilah kegiatan seperti ini dengan sebaik-baiknya dan bahkan kalau perlu dicatat karena apa yang anda lakukan dilembaga seperti bisa jadi berbeda dengan di lembaga pendidikan dan keberhasilan kalian diikuti kesertaan adik-adik dalam lembaga seperti ini. Ketika anda dilanda persoalan yang lain takut anda akan menjadi berani, dengan berorganisasi akan memunculkan keberanian, tidak hanya berani karena benar tapi karena akidah yang kita bawa juga benar,” ungkapnya.  

Alpha Amirrachman, Direktur SEAMOLEC berharap apa yang dipelajari hari ini diharapkan agar bisa mendatangkan maslahat.

“Kita tidak bisa lepas dari penguasaan digital, apapun profesi kita, karyawan, guru pendidikan, dan ibu rumah tangga. Dan ini mohon digunakan sebagai alat-alat pendidikan dan dakwah di keluarga kita,” ungkap Alpha.

Digital ini harus benar-benar digunakan sesuai dengan visi misi kita. “Mudah-mudahan ini bisa disebar luaskan ke teman-teman yang lain. Nanti kita juga minta produk sebagai hasil dari pelatihan ini,” ucapnya. (Syifa) 

Contact Us

Pimpinan Pusat Nasyiatul Aisyiyah

Kantor Yogyakarta

Jalan KHA. Dahlan No 103, Yogyakarta
Kode Pos 55262
  (0274) 411610

Kantor Jakarta

Jalan Menteng Raya No 62, Jakarta
Kode Pos 10340
  (021) 39899789

Find Us