TOT Family Learning Center, Nasyiah Ajak Keluarga Berperan Aktif Cegah Stanting

26 Februari 2019
Penulis : PP NA


NASYIAH.OR.ID, CIANJUR - Nasyiatul Aisyiyah sebagai organisasi perempuan muda Muhammadiyah yang ramah perempuan dan anak turut prihatin melihat permasalahan gizi di Indonesia. Berdasarkan Global Nutrition Report 2014, Indonesia termasuk dalam 17 negara yang memiliki masalah gizi serius. Jutaan anak berusia di bawah 5 tahun mengalami permasalahan gizi ganda, yaitu gizi lebih dan gizi kurang. Gizi kurang dalam waktu singkat (akut) dapat menyebabkan anak wasting (kurus), sedangkan yang berlangsung dalam waktu lama (kronis) menyebabkan stunting (tubuh pendek).

 

Pimpinan Pusat Nasyiatul Aisyiyah bekerja sama dengan PDGMI (Persatuan Dokter Gizi Medik Indonesia) melaksanakan Training of Trainer Family Learning Center kepada masyarakat Desa Rawabelut Kabupaten Cianjur pada Sabtu-Ahad, (9-10/2) di Wisma YPB Cimacan, Cipanas. Kegiatan ini merupakan rangkaian kegiatan dari program TIMBANG (Tingkatkan Gizi Seimbang).

 

Elyusra Muallimin, fasilitator Nasyiatul Aisyiyah, mengungkapkan bahwa Nasyiatul Aisyiyah sebagai organisasi perempuan muda Muhammadiyah yang ramah perempuan dan anak turut prihatin atas kurangnya kepedulian masyarakat dalam mencegah stanting.

 

"Pencegahan dan penanggulangan masalah stunting sejatinya bukan hanya tanggung jawab pemerintah semata, tetapi juga merupakan tanggung jawab masyarakat karena terkait dengan masa depan bangsa," jelas Ira, sapaan akrab Elyusra yang juga bendahara umum PPNA.

 

Para tokoh agama dan tokoh masyarakat, tutur Ira, dalam hal ini mempunyai peran penting untuk memberikan pemahaman dan memberi penyadaran kepada masyarakat, baik laki-laki maupun perempuan untuk memenuhi gizi keluarganya.

 

"Dalam usaha memberi pemahaman kepada masyarakat inilah dilaksanakan TOT Family Learning Center," tambah Ira.

 

Khotimun Sutanti, Fasilitator Nasyiatul Aisyiyah, menjelaskan bahwa family learning center (FLC) merupakan model pemberdayaan partisipasi masyarakat melalui keluarga.

 

"Salah satu tujuan dari pelatihan ini adalah untuk membentuk tin fasilitator desa untuk penyelenggaraan FLC dan juga membangun kapasitas tim fasilitator desa dalam memfasilitasi FLC," jelas Khotimun.

 

Peserta pelatihan telah diseleksi dengan kriteria khusus oleh tim program Nasyiatul Aisyiyah di Kabupaten Cianjur. Peserta akan diambil prioritas dari PKK desa Rawabelut, kader Posyandu Rawabelut, dan okoh masyarakat lainnya dari desa Rawabelut.

Contact Us

Pimpinan Pusat Nasyiatul Aisyiyah

Kantor Yogyakarta

Jalan KHA. Dahlan No 103, Yogyakarta
Kode Pos 55262
  (0274) 411610

Kantor Jakarta

Jalan Menteng Raya No 62, Jakarta
Kode Pos 10340
  (021) 39899789

Find Us