BERMAIN, BELAJAR HINGGA MENANTI AYAH BUNDA DI TAMAN PENDIDIKAN SYIFA AL FIKRI

03 Mei 2018
Penulis : PP NA


Oleh Fauzah Romadhon K, S.S.*

Beberapa anak berlarian kecil, berkejaran. Beberapa orang lagi nampak asyik dengan mainan lego, puzle, dan boneka jari. Sementara di sudut ruangan masih ada yang tekun dengan beberapa buku bacaan pilihannya. Begitulah suasana keseharian di Taman Pendidikan Syifa Al Fikri yang berlokasi di Jalan Batikan Golo Pandeyan Umbulharjo. Dengan memanfaatkan rumah yang ditinggali, Ibu Tris Murkisti, sang empunya rumah berupaya memaksimalkan huniannya menjadi rumah yang bermanfaat dan memberi manfaat, tidak saja untuk penghuninya tapi juga untuk siapa saja yang berkunjung ke rumah tersebut.

Dengan modal semangat pengalaman pernah berkecimpung di Aisyiyah wilayah NTB, ia mengajak anak-anaknya yang semuanya pernah mencicipi pengalaman di Nasyiatul Aisyiyah, menantu dan cucu untuk bersinergi, ia mulai menginventarisir ratusan koleksi majalah, koran, buku-buku  yang dimiliki, ditambah dengan ribuan e-book berbagai judul dan tema. Hal ini sejalan dengan pesan Pak AR tokoh legendaris di Persyarikatan yang menyatakan bahwa tidak mencerminkan keluarga Persyarikatan  kalau rumahnya tidak tersedia buku-buku bacaan yang memberi manfaat.

Pengunjungnya masih  terbatas di lingkungan sekitarnya, masyarakat tetangga juga anak-anak sekolah di seputar Golo-Pandeyan. Posisinya yang tersembunyi menjaduikan masyarakat  banyak yang belum mengetahui keberadaan Taman Pendidikan Syifa Al Fikri ini, hal ini sudah menjadi agenda kedepan untuk lebih mensosialisasikannya baik secara getok tular maupun dengan media sosial. Sejauh ini Taman Pendidikan Syifa Al Fikri intensif berbagi info melalui group WA dengan kelompok ibu-ibu PKK dan group orangtua murid yang bersekolah di lingkungan kelurahan Pandeyan.

Menariknya, beberapa anak  sekolah menjadikan tempat  ini sebagai base came bersama sembari menunggu jemputan orangtua atau ketika mengerjakan tugas tugas kelompok dari sekolah. Mereka tidak kesulitan mencari dan menemukan bahan-bahan, misalnya ketika mereka mendapat tugas membuat kliping, mereka tidak dilepas begitu saja, tetapi juga diberikan pendampingan mulai proses  searching di internet, cara menyimpan dan memindahkan ke dalam flashdisk hingga proses cetak dan menjilidnya. Ini menjadikan anak serasa menemukan sesuatu yang baru, lebih menarik dan menyenangkan tentu saja.

Sekali waktu disediakan pula sesi untuk nonton bersama, setelah itu membincang tayangan yang baru ditonton, tentu saja dengan versi anak-anak. Anak anak yang sedang menunggu jemputan dari orangtua juga dijamin tak bosan berada disini, mereka bisa bermain atau melakukan kegiatan sesuai ketertarikannya masing-masing. Pun orangtua juga tak merasa kawatir setelah mengetahui putra putrinya berada di Taman Pendidikan Syifa Al Fikri.

Kedepan, Taman Pendidikan Syifa Al Fikri tak hanya berkonsentrasi di buku buku sebagai pustaka, tapi juga merambah pengetahuan pengunjung dengan pustaka tanaman dan tumbuhan yang ada di lingkungan Taman Pendidikan Syifa Al Fikri. Kembali ke alam juga harus mulai ditanamkan bahwa keseimbangan alam pula yang menggairahkan kehidupan.

*) Penulis adalah anggota Departemen Pendidikan dan Pelatihan , PP NA

Contact Us

Pimpinan Pusat Nasyiatul Aisyiyah

Kantor Yogyakarta

Jalan KHA. Dahlan No 103, Yogyakarta
Kode Pos 55262
  (0274) 411610

Kantor Jakarta

Jalan Menteng Raya No 62, Jakarta
Kode Pos 10340
  (021) 39899789

Find Us