Musyawarah Daerah XIII NA Pekanbaru : Aktualisasi Gerak Nasyi’ah dalam Perannya untuk Kemajuan Bangsa

Musyawarah Daerah XIII NA Pekanbaru : Aktualisasi Gerak Nasyi’ah dalam Perannya untuk Kemajuan Bangsa

 

NASYIAH.OR.ID, PEKANBARU -- Pimpinan Daerah Nasyiatul ‘Aisyiyah (PDNA) Kota Pekanbaru Provinsi Riau, menyelenggarakan Musyawarah Daerah ke-XIII pada Sabtu, 10 Maret 2018 di Auditorium SMA Muhammadiyah 1 Komplek Perguruan Muhammadiyah Kota Pekanbaru. Tema yang diangkat dalam musyda ini adalah “Aktualisasi Gerak Nasyi’ah dalam Perannya untuk Kemajuan Bangsa” sekaligus menjadi tema diskusi panel.

Kegiatan musyda ini dibuka oleh Syafrizal Syukur, Ketua PD Muhammadiyah Kota Pekanbaru dan dihadiri oleh DR. Hj. Enidarwati Bey,M. Pd Ketua PD Aisyiyah Kota Pekanbaru, serta perwakilan PW Nasyiatul Aisyiyah dan turut disukseskan oleh kader IMM dan IPM Kota Pekanbaru.

Dalam diskusi panel, Susi Herlinda, Ketua PD Nasyiatul Aisyiyah Periode 2000-2004 mengungkapkan Nasyiatul Aisyiyah merupakan wadah bagi para perempuan muda mengembangkan diri, mengasah intelektual dan kepekaan terhadap permasalahan yang ada.

“Mulai dari permasalahan keluarga, anak-anak, lingkungan rumah yang menjadi cikal permasalahan bangsa. Pergerakan Nasyiatul Aisyiyah di Riau khususnya Kota Pekanbaru memang belum masif butuh berbenah lagi untuk memulai gerakan yang menyentuh masyarakat,” jelas Susi Herlinda.

Selain itu, Hardhina Rosmasita, Ketua PD Nasyiatul Aisyiyah Periode 2012-2016  berkata  bahwa menjadi istri, ibu, meniti karir dan tetap menyisihkan waktu untuk berorganisasi. Kendala klise yang dihadapi adalah suami meminta untuk mengurangi waktu untuk berorganisasi atau bahkan tidak memeberi izin untuk aktif berorganisasi.

“Ini menjadi dilema berat bagi kita tapi insyaAllah "ada niat ada jalan". Semoga Allah selalu menjadi tujuan kita berdakwah dalam organisasi ini. Tetap semangat ber Nasyiatul Aisyiyah karena masih ada jenjang berikutnya Aisyiyah,” tutur Hardhina.

Peserta Utusan dari PC Nasyiatul Aisyiyah se Kota Pekanbaru dan guru dan karyawan perwakilan dari Amal Usaha Muhammadiyah turut meramaikan acara diskusi panel. Sedangkan agenda musyda ini dihadiri oleh 6 PC Nasyiatul Aisyiyah dari 12 PC Nasyiatul Aisyiyah yang ada di Kota Pekanbaru

“Walaupun kehadiran PC Nasyiatul Aisyiyah setengah dari PC Nasyiatul Aisyiyah yang ada, tidak menyurutkan langkah untuk melanjutkan Musyda. Hal ini sudah diprediksi karena kondisi PD Nasyiatul Aisyiyah sempat vakum sehingga proses pengaktifan PC Nasyiatul Aisyiyah di Kota Pekanbaru belum maksimal lebih diutamakan pembenahan internal terlebih dahulu,” jelas Hardhina Rosmasita, Ketua PD NA Kota Pekanbaru.

Syafrizal Syukur berharap dengan Musyawarah Daerah ini akan menghasilkan pemimpin yang bisa mengaktifkan Nasyiatul Aisyiyah Kota Pekanbaru untuk menjadi perpanjangan tangan Muhammadiyah dan Aisyiyah sebagai sarana dakwah amar ma'ruf nahi mungkar.

Musyawarah berjalan hingga sore hari melewati beberapa pleno, mulai dari pleno laporan pertanggungjawaban PD Nasyiah Kota Pekanbaru dan laporan dari PC Nasyiah yang hadir, hingga pleno pemilihan formatur. Sembilan  formatur terpilih untuk memusyawarahkan kepengurusan PD Nasyiah Kota Pekanbaru periode selanjutnya dan sepakat mengamanahkan kepada Sari Firman,SE sebagai Ketua Umum PD Nasyiatul Aisyiyah Periode 2016-2020. (M-Kominmas)

 

Kontributor : Sari- NA Pekanbaru

 

Berita terkait: